Hari ini, 12.09.2013 dirundung stress @_@
Setelah cukup dibingungkan dengan sistematika pengerjaan, pengumpulan dan segala step by step-nya tugas makul semester baru ini, aku cukup keder (bahasa jabar = bingung). Sampai detik ini masih belum mengerti bagaimana harus memulainya. Katakanlah saya sedang menjadi panitia penyelenggara sebuah perhelatan acara, pasti ini minus 1 hari H dan belum persiapan apa-apa. Sumveeehhhh... bingung.
Antara informan satu dengan lainnya memiliki interpretasi yang berbeda-beda, gak tahu harus pegang omongan siapa ke siapa, anak awam HI semester 3 ini diambang kehancuran (gak gitu juga kok). Okeh, demikian latihan kata pengantar yang kurang jelas dan absurd ini, entah dipersembahkan untuk siapa dan untuk apa pula dibaca (anda kurang kerjaan ya?).
Bisa dibilang hari ini melelahkan dengan segala repetisi momok 2 makul yang diceriterakan sebagai 2 paduan mematikan, entah aku yang belum mengerti atau kalian yang tidak memahamikuhhhh (?) Tidak begitu saja.. Saya melewati hari ini cukup dengan perjuangan loh.. buktinya? (1) Saya menerima keadaan diri saya yang terpuruk dan tidak mengerti apa-apa; (2) Saya masih bingung dan malu bertanya, SESAT DI JALAN; (3) Oke ini tidak lucu, saya tidak berharap anda terhibur, tetapi saya mohon anda jangan tertawa.. (pleaseee..).
Cukup melenceng dari judul rupanya, sampai paragraf ke-4 saja belum punya titik temu keterkaitan dengan judul, hahahah.... Oke, saya lagi coba-coba, tepatnya malam ini.. Saya (kami) mencoba sesuatu yang baru... Apakah itu anda jangan kepo *siapa pula yang kepengen tahu?* *lempar tahu*
Nah, sebenarnya sudah daftar ke gym, fitness or whatever lah (pengalaman pertama) sehari yang lalu. Dengan langkah canggung dan penuh keraguan a la pemuda tanggung yang kurang yakin akan masa depan dan masih mencari dalamnya jati diri, saya (kami) akhirnya memberanikan diri untuk mendaftar. Jauh-jauh hari sebenarnya sudah tergiur oleh tawaran harga yang cukup murah untuk sekelas tempat fitness, sekitar ***** rupiah lah per bulannya. Tanpa rasa curiga, kami bertemu penjaganya, daftar.. dan oke, kami putuskan besok saja dicoba.
Kartu keanggotaan sudah dipegang, dan yak..
Malam ini setelah dipersiapkan cukup matang, kami melaju ke Tekape gan!
Terlihat serangkaian alat binaraga yang begitu gahar, sekumpulan pria macho dari berbagai kalangan dan umur. Begitu juga mereka yang sudah khatam dan beberapa newbie unyu seperti kami.
OTOT saya bilang everywhereeee...
Sementara kami cukup berbahagia dengan perpaduan si kurus dan si menonjol di perut.
Ibu penjaga mengantarkan kami ke instruktur (pertama-tama).
Sepeda di tempat 15 menit.. (instruksi pertama)..
Segala cermin disana menunjukkan usaha kami, keringat mulai kelihatan bercucuran setelah 10 menit-an.
Cukup terharu ketika saya tidak mengerti bagaimana cara menghentikan kayuhan sepeda yang out of control, maklum newbie, ditunjukkin mas-mas sebelah, "ituloh ada tuas remnya mas.."
Okelah, cukup malu.. *nangis*
Nah, masa perlu kuceritakan satu persatu, rasanya aku mengetik ini tangan masih kemeng-kemeng..
Berbagai alat ditunjukkan, dipergunakan, oke, cukup tahu..
Dari yang salah posisi, beban terlalu berat, coba-coba alat yang belum waktunya. Bercengkramah dengan keramaian dan bau-bau keringat, cukup menyenangkan dan melelahkan, sampai saatnya otot (ciyeeehh punya) memaksakanku untuk berkata cukup hari ini. Salam perpisahan untuk mas-mas yang sudah sangat baik dan ramah dalam memberi tahu, salam hangat, ada juga mbak-mbak yang ramah dan tidak segan-segan memberitahu cara pakai alat yang benar, sungguh membantu. Tetapi aku mau berterimakasih kepada orang-orang yang aku tidak tahu namannya semua, ya sudahlah :v Besok datanglah lagi katanya. Ya iyalah, kita juga butuh ini. Wokeeeehhh... sekian bacotan tipikal pemuda tanggung kali ini. Mari kita selipkan sedikit bait kesimpulan.. *sokkkk*
Dari pengalaman nyata ini aku belajar, bahwa untuk membangun sebuah keyakinan akan suatu hari sukses yang cemerlang itu diperlukan usaha yang benar-benar keras, mau bertanya, mau jatuh dan tetap menginginkan untuk bangun, betapapun sulitnya untuk bertahan. Proses mungkin tidak indah tetapi hasilnya tidak akan pernah mengecewakan, apabila ada suatu makna yang benar-benar anda hargai dan resapi, karena.. karena memang tidak ada, tidak ada satupun di dunia ini yang terjadi tanpa tujuan dan menuju kesia-siaan. (SOK BIJAK, buang jauh-jauh)
Cukup lelah, dan itulah pengalaman pertama yang mungkin detailnya suatu hari saja bisa dimengerti.
Terimakasih sudah mau menyimak. Tengkyu sangat..
Ketidaksempurnaan tulisan ini jangan dipermasalahkan, tetapi raihlah intisari yang seperlunya saja (bila ada).
Bye :v
Tidak ada komentar:
Posting Komentar