Minggu, 13 Oktober 2013

Apalah Artinya Move On (Edisi: Galau)

Tak bilangi ya rek, capek nulis gaya italic koyok ngene kuii meaningless sisan..

Penyesuaian aja ya brooo..

Malam ini, 13.10.2013.

Cukup cetarr, ketika terlintas semua janji manisku pada diri sendiri..
Harus mencapai target ini-itulah.. yang harus jago berbahasa lah, yang harus berwawasan luas lah, yang harus pandai  dan cakap banyak hal lah.. Kesempurnaan hanya milik Tuhan semata.. #betulitu

Saya sekarang menjelang 21 tahun, masih bodo.. Jauh dari harapan.. *harapanku jangan pergi T_T
Secara fisik, jauh dari rupawan, tidak terawat.
Secara psikis, jauh dari waras, tidak terkontrol.
Kehidupanku hanya terjadi pada ranah perut dan otak. Otot (?) Letooooooyyyy

Pledoi ini, aku tulis untukmu yang pernah menoreh di hati *echiyeeeaaaahhhh :D
#SALAMREVOLUSI pasca influence Marxis :D

Seriusss.. Seriuusss... *gak bisa*
Malam Galo..

Jujur saja, saya sudah capek denger kata, "Kamu itu kalau mau dapet sesuatu, harus memantaskan diri bagi orang tersebut" (Quote pak Motivator)

Yo, kata orang sih Hidup tidak semudah kata-kata pak motivator, ya ada benernya juga..

Ini nih.
Masuk kuliah, tidak punya gambaran, asal masuk..
Oke.. p e r e m p u a n , yang namanya perempuan pasti menarik hati lah ya..
entah fisik entah pribadi.. semuanya :D

Bertemu dengan seseorang yang tidak pernah diduga sebelumnya memang asik sih,
Bisa kenalan dengan orang baru, kadang aku juga tidak suka.. *saya tertutup orangnya*
Tidak banyak orang yang bisa apalagi mau mengerti saya..

Sehingga.. perhatian-perhatian kecil kadang, terkadang sangat berpengaruh bagi saya.
Bahkan bila kalian menganggap itu hal yang biasa saja.

Oke, kamu salah satunya.. *kok males nerusine rek*
Yo opo yo.. sejak momen itu, saya lebih sering stalking..
Judging, scrolling *internet*
Bagaimanapun juga, tatapan tiap kali bertemu, entah harus saya kategorikan sebagai apa..

Sinis (?) Tidak peduli (?) Ada hal lain (?)

Saya kira bukan..
Belum, mungkin anda sudah, tapi saya belum..
Belum lupa, dan belum ingin..

Udah lah, bahasa nya kok pathetic sekali..
-________________-

Cukup sampai disini ceritanya, lanjut besok-besok udah ngantuk, tengkyu sangat preenn..

1 komentar: